Nabung Dosa di Taman

Kalau kita memiliki lahan, kita tidak boleh memakai semuanya untuk dibangun. Ada aturan undang-undang yang namanya GSB, KDB, KLB, dan KDH. Kalau Anda mau belajar silahkan cari sendiri tentang aturan tersebut. Tapi kalau Anda malas, tidak apa-apa. Minimal Anda mengerti prinsipnya saja.

Inti prinsipnya adalah kita harus menyisakan lahan hijau di rumah. Tujuannya supaya air hujan di rumah tidak semuanya mengalir ke selokan. Kalau semua air dibuang ke selokan, resikonya nanti banjir. Meskipun, rumah Anda terlihat aman, rumah orang lain belum tentu. Mereka tuh kebanjiran karena air dari rumah Anda.

Nah, yang paling sering kejadian, banyak orang yang paham tentang konsep ini, tapi pada kenyataannya masih menutupi taman pakai semen, keramik, paving block, atau dek kayu. Kayak gini tuh sama aja bohong. Paving block itu perkerasan. Dibanding aspal atau beton, paving memang lebih mudah menyerap air. Tapi, bukan berarti lahan Anda boleh dipaving semuanya.

Air yang diserap paving block standar tuh cuma sedikit. Sementara sisanya ya akan mengalir kemana-mana. Bisa mengalir ke jalan, selokan, atau bahkan ya ke tetangga Anda. Kalau tidak mengalir, airnya akan menggenang dan pasti jadi kubangan.

Taman yang paling baik adalah taman yang tanahnya benar-benar asli dan alami. Tidak perlu dipasang semen, kayu, atau perkerasan yang sekiranya tidak perlu. Menanam rumput di taman jauh lebih baik daripada memasang paving yang berujung banyak lumut.

Tapi kan kalau alami gitu, ngerawatnya repot dong? Yaiya, bener banget. Cara ini tuh cocoknya buat yang rajin nyiram tanaman, motongin rumput, dan sebagainya. Binatang kayak cacing, ulat, semut, dan sebagainya jelas pasti ada. Orang namanya juga alami kok. Nah, untuk Anda yang tidak suka aktivitas begini, Anda tidak perlu memaksakan diri. Masih banyak solusi lain yang low maintence, tapi tetap ramah lingkungan.

Anda bisa coba langkah-langkah ini. Berikanlah pasir diatas tanah. Tujuannya adalah agar air hujan tidak nyiprat dan mencegah rumput liar tumbuh. Setelah diurug pasir, barulah taburkan batu koral putih. Selain enak dilihat, koral ini tuh kalau diinjak juga bunyi. Jadi kalau ada maling kedengeran.

Kalau terpaksa banget pakai perkerasan, misal karena ada mobil yang perlu diparkir, ya usahakanlah pakai perkerasan yang ramah lingkungan. Ada material yang disebut grassblock. Dibanding paving, grassblock ini lebih baik. Cuma resikonya, Anda harus siap kalau agak becek waktu hujan.

Pokoknya intinya, semakin mudah air masuk tanah, efeknya ke lingkungan pun makin bagus. Makanya rumah jaman dulu yang model panggung aslinya bagus banget buat lingkungan. Selain menjaga supaya lantai tidak lembab, rumah panggung juga memperluas area tanah yang menyerap air.